Bostonprice Asia Articles

Annual Report Award Apa Masih Diperlukan?

29 Agu

By Anab Afifi   |   In Annual Report Review

     Ajang Annual Report Award (ARA) untuk tahun buku 2017 membuat kita terkejut. Setelah bekerja keras selama beberapa bulan menyusun buku Annual Report dengan berbagai upaya penyempurnaan konten di sana-sini, mendadak absen. ARA pada tahun lalu, sirna. Tanpa kabar. Tanpa kejelasan,

Lalu pada awal tahun 2019 ini, tiba-tiba ada kejutan baru.

Kejutan itu adalah kemunculan sebuah website yang mengatasnamakan panitia ARA. Bahwa kontes ARA untuk tahun buku 2018 dilaksanakan dengan cara baru. Cara online. Semua peserta harus melakukan pendaftaran melalui website tersebut.

Semua bertanya-tanya. Benarkah website itu resmi?

Setelah dikonfirmasi, website ber-URL https://araward.id ternyata shohih. Valid dan resmi.

Selesai?

Ternyata tidak. Urusannya, malah panjang.

Kontes ARA model baru ini miskin sosialisasi. Terbukti kehadiran website itu pun begitu sunyi. Tanpa disseminasi informasi sebagaimana layaknya sebuah event penting. Event yang melibatkan delapan institusi terhormat itu.

Panitia seolah mengira semua sudah cukup. Semua orang akan paham. Semua orang akan mengerti bagaimana pola dan tata caranya.

Sedihnya, para peserta terlanjur mempersepsi bahwa website itu masih percobaan. Terbukti dengan berbagai masalah teknis komputasi dan algoritma dalam website itu yang masih kacau balau. Bahkan, saat training sistem baru ARA itu pun, panitia gagal mendemonstrasikan bagaimana simulasi penilaian self assesment itu.

Ditambah lagi dengan berbagai penundaan jadwal yang terjadi paling tidak empat kali. Dari akhir Maret 2019, mundur ke akhir Mei 2019. Lalu Mundur lagi ke akhir Juni 2019. Mundur lagi ke awal Agustus 2019. Mundur lagi sampai 14 Agustus 2019.

Sungguh ajaib!

Namun, para peserta itu, rupanya memiliki kesabaran luar biasa. Mereka terus mengikuti. Karena tidak ada pilihan. Dengan berbagai konsekuensi terulur-ulurnya waktu yang tidak perlu. Konsekuensi terhadap mitra-mitra kerja mereka yang semula berpikir bahwa segalanya selesai di akhir Mei atau Juni sebagaimana direncanakan sistem itu.

Bereskah sampai di sini?

Rupanya cerita masih berlanjut. Setelah batas akhir penyerahan yang sudah diundur sampai tanggal 14 Agustus 2019 kemarin, sistem itu ternyata masih bermasalah juga. Banyak keluhan yang riuh disampaikan dalam Grup WA panitia ARA.
Misalnya, item-item kriteria ARA yang telah dimasukkan, setelah diklik, sistem mengatakan tidak ada.

Bayangkan. Bagaimana perasaan Anda mengalami kejadian semacam ini.

Dari info yang saya terima, akhirnya sistem penilaian akan dikembalikan ke cara sebelumnya. Cara manual.

Maka, sederet pertanyaan tak kan terhindarkan:

Jika begini ahir kejadiannya, lalu untuk apa capek-capek melakukan self assesment yang dilakukan sampai begadang-begadang itu?

Mengapa begitu mudahnya menawarkan sistem yang masih belum teruji keandalannya?

Adakah kompensasi dari panitia atas ketidaknyamanan ini?

Dengan pelajaran ini, apakah kontes ARA ke depan masih diperlukan?

Sumber : Annual Report Review

Sign up for newsletter

Silahkan isi email anda untuk berlangganan informasi dan artikel terbaru kami

logo